Artikel Kesehatan

Waspada, Gejala Ini Menandakan Kamu Terkena Kanker Rahim

Waspada, Gejala Ini Menandakan Kamu Terkena Kanker Rahim

Waspada, Gejala Ini Menandakan Kamu Terkena Kanker Rahim

Kanker rahim merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Penyakit ini menempati urutan keempat dari daftar penyakit kanker yang paling sering ditemui. Jumlah penderitanya pun cukup banyak, mencapai kurang lebih 55.0000 kasus setiap tahunnya, dengan sekitar 10.000 diantaranya menyebabkan kematian pada pasiennya.

Baca Juga : Obat Kanker Rahim

Dengan menempati urutan keempat teratas sebagai penyakit kanker yang paling sering menyerang dan jumlah penderitanya yang banyak, kanker rahim ini menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kaum perempuan/wanita. Pasalnya, penyakit kanker rahim ini dapat mempengaruhi kesuburan pasien. Oleh karena itu, sudah pasti para wanita harus mewaspadai penyakit kanker rahim ini. Salah satunya adalah dengan mengenali gejala-gejalanya. Agar, jika suatu waktu mengalami hal serupa dengan gejala kanker rahim tersebut, maka anda bisa segera mengambil tindakan dengan memeriksakannya ke dokter untuk memastikannya, dan bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat jika yang anda alami itu benar-benar gejala kanker rahim. Sebelum penyakit kanker rahim tersebut bertambah parah.

Apa sebenarnya penyebab kanker rahim itu??

Penyebab kanker rahim sebenarnya belum diketahui pasti secara jelas. Namun, berdasarkan beberapa kasus yang sudah terjadi, ada beberapa faktor yang ditenggarai menyebabkan resiko terkena kanker rahim ini menjadi meningkatkan. Diantaranya :

  • Memiliki berat badan yang berlebih.
  • Lebih sering terjadi pada wanita yang sudah berusia diatas 60 tahun.
  • Pertama mengalami menstruasi sebelum berusia 12 tahun.
  • Belum pernah mempunyai anak.
  • Menderita penyakit diabetes dan hipertensi (tekanan darah tinggi).
  • Memiliki riwayat keluarga yang sedang atau pernah menderita kanker rahim.
  • Sempat melakukan terapi radiasi pada panggul.
  • Menderita tumor di ovarium atau menderita kista ovarium.
  • Pernah mengkonsumsi obat hormon estrogen tanpa progesteron dan obat tamoxifen untuk mengobati penyakit kanker payudara.

Baca Juga : Tumor Jinak Rahim dan Pengaruhnya Terhadap Kehamilan

Beberapa faktor di atas hanyalah dugaan sementara yang ditenggarai menjadi pemicu atau beresiko menyebabkan kanker rahim pada wanita. Sebab, beberapa wanita yang juga termasuk dari daftar di atas juga ada yang tidak sampai menderita kanker rahim. Jadi, beberapa faktor di atas tidak pasti menjadi penyebab kanker rahim. Karena pada beberapa kasus yang mengalami hal-hal yang sama dengan faktor di atas juga ada yang tidak sampai menderita kanker rahim. Jadi, faktor-faktor di atas tersebut hanya bisa dijadikan kewaspadaan oleh anda supaya bisa mencegah kanker rahim berkembang.

Sebaliknya, ada juga beberapa wanita yang terkena penyakit kanker rahim, namun tidak mengalami hal-hal seperti yang disebutkan di atas. Namun jika anda termasuk ke dalam daftar di atas dan mengalami gejala-gejala yang mengindikasi penyakit kanker rahim, maka waspadalah ! Sebaiknya kenali gejala dari penyakit kanker rahim sekarang juga !

Dan berikut ini adalah beberapa gejala dari penyakit kanker rahim yang harus anda ketahui, diantaranya :

  • Gejala awal, biasanya berupa pendarahan pada vagina yang tidak normal atau terjadi berkepanjangan (lama). Pendarahan tersebut bisa berupa darah yang keluar diantara waktu menstruasi dan pendarahan setelah anda mengalami masa menopause.
  • Berhubungan seksual terasa nyeri dan tidak nyaman.
  • Panggul dan perut terasa sakit.
  • Berat badan menurun dengan tiba-tiba.
  • Buang air kecil terasa nyeri.

Baca Juga : Obat Kanker Rahim

Jika sudah mengalami hal-hal yang sama dengan gejala-gejala kanker rahim tersebut, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk memeriksakannya dan memastikannya. Sebelum kanker rahim tersebut menjadi lebih parah lagi kondisinya. Jika memang yang anda alami tersebut merupakan gejala dari kanker rahim.

Untuk mendiagnosa apakah yang anda alami tersebut merupakan gejala kanker rahim atau bukan, biasanya dokter akan memeriksakan kondisi anda melalui beberapa tes, seperti :

  • Pemeriksaan pada panggul.
  • Tes darah.
  • Pemeriksaan menggunakan sinar X.
  • Pemeriksaan USG transvaginal.
  • Histeroskopi (menyisipkan tabung cahaya ke dalam vagina untuk memeriksa kondisi rahim dan dinding rahim).
  • Melakukan biopsi (mengambil sampel jaringan).
  • Melakukan dilatase dan kuretase.

Jika dokter menemukan sel-sel kanker di dalam rahim, Anda dapat hidup dengan histerektomi lainnya, radioterapi, terapi hormon, atau pengobatan kemoterapi. Anda mungkin dapat menerima lebih dari satu pengobatan tergantung pada tingkat keparahan gejala Anda.

Bahkan, pengobatan utama kanker rahim adalah histerektomi (pengangkatan rahim, leher rahim dan jaringan sekitarnya). Dengan operasi ini, darah haid bisa dihentikan dan tidak bisa punya anak.

Jika kanker telah terdeteksi rahim pada tahap awal, seperti Tahap 1 masih, Anda masih bisa memilih untuk menerima terapi hormon. Dengan terapi hormon, Anda masih mungkin menjadi seorang ibu.

Jika Anda mengalami gejala 5 kanker serviks terkait, konsultasikan dengan dokter Anda segera.

Baca Juga : Macam-Macam Kelainan Yang Terjadi Pada Rahim

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *